Rabu, 01 Maret 2017

MUNAS XVI ISMAFARSI & SEMINAR NASIONAL 2016





Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali mengirimkan delegasi dalam serangkaian acara MUNAS ISMAFARSI XVI yang dilaksanakan di Badan Pelatihan Kesehatan Sulawesi Tengah pada tanggal 5 -11 Agustus 2016. Muhammad Ridlo (Ketua BEMF) dan Ain Rahmania (Anggota Departmen Eksternal) sebagai delegasi bertugas mewakili Lembaga Eksekutif Mahasiswa (LEM) Fakultas Farmasi Universitas Jember.

            Musyawarah Nasional Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (MUNAS ISMAFARSI) berfungsi sebagai wadah pemaparan laporan pertanggungjawaban pengurus nasional ISMAFARSI periode 2014/2016 sekaligus sebagai sarana pemilihan Sekretaris Jendral dan Badan Pengawas periode selanjutnya. Acara ini bertema "Spirit of Young Generation for Sparkling Pharmacy"  dan dihadiri 180 peserta dari 60 Universitas di Indonesia. ISMAFARSI Jatim-Bali mengirimkan 48 peserta dari 9 Universitas dalam acara ini.

Rangkaian acara ini terdiri dari sidang MUNAS, Ismafarsi care dan Seminar ISMAFARMASI ini diawali dengan sidang MUNAS laporan pertanggungjawaban dari Sekretaris Jendral, Staf Ahli, dan Badan Pengawasnya. Laporan pertanggungjawaban ini kemudian akan disahkan untuk diterima atau tidak. MUNAS kemudian dilanjutkan dengan pencalonan Sekretaris Jendral dan Badan Pengawas. Mereka harus melewati berbagai tes seperti wawancara, English session dan uji publik (pemaparan visi-misi dan program kerja unggulan, hingga sesi debat antar kandidat). Tiga kandidat Sekretaris Jendral yang lolos verifikasi antara lain Eko Setiadi T (Universitas Tadulako Palu), Robert Daniswara (Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya), dan Denny Fahmi P (STIKES Ngudi Waluyo Semarang). Melalui proses pemilihan, pada akhirnya Sekretaris Jendral terpilih periode 2016-2018 adalah Denny Fahmi P dari STIKES Ngudi Waluyo Semarang. Terdapat 3 orang yang mendaftar sebagai Badan Pengawas ISMAFARSI, dan ketiga kandidat tersebut lolos terpilih sebagai Badan Pengawas ISMAFARSI periode 2016-2018. M. Imam Fathun dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta terpilih sebagai Koordinator Badan Pengawas dengan anggota Satria D. Setiawan dari Universitas Islam Indonesia Yogyakarta dan Hilza Prilla K. D. dari Universitas Tadulako Palu.


Setelah dilakukan MUNAS, kegiatan selanjutnya adalah Seminar Nasional yang bertempat di Auditorium Universitas Tadulako. Seminar nasional ini mengangkat tema "Protect Ourselves from Dangerous Cancer", di mana “kanker” menjadi topik bahasan yang mendalam beserta kiat-kiat mencegah penyebaran kanker. "Salah satu penyebab kanker adalah paparan dari zat kimia. khususnya untuk anak farmasi yang berjam-jam menghadapi zat kimia, banyaknya mahasiswa yang tidak mengikuti SOP (Standar Operasional Pekerja)  padahal hal ini penting sebagai pencegahan terhadap kanker", ujar Ibu Rina Mutiara selaku pemateri seminar ini.
Program “ISMAFARSI care” dari Staff Ahli Pengabdian Masyarakat ISMAFARSI menjadi pengabdian terakhir di akhir periode kepengurusan ISMAFARSI 2014-206. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan serangkaian kegiatan MUNAS ISMAFARSI XVI. ISMAFARSI care ini dilaksanakan di SD Muhammadiyah Sindue, Palu. Pada kegiatan ini, dilaksanakan edukasi mengenai kefarmasian dan profesi Apoteker, Kampanye Informasi Obat, lomba mewarnai dan menggambar tentang Apoteker, serta penambahan fasilitas perlengkapan sekolah. Rangkaian acara MUNAS ISMAFARSI XVI pada akhirnya ditutup dengan kegiatan wisata alam di salah satu pantai kota Palu. 


Pelantikan Ketua ISMAFARSI baru oleh Ketua ISMAFARSI lama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar