Selasa, 08 Oktober 2013

Galenica 2013: Akhirnya, Berakhir Juga

Akhirnya, kita sampai di penghujung Galenica 2013. Ya, serangkaian acara Ospek Fakultas Farmasi Universitas Jember 2013 berakhir. Tangis, sedih, dan emosi menyelimuti wajah para peserta dan atmosfer kampus kemarin. Pembukaan hari terakhir Galenica dikejutkan dengan kesalahan yang cukup fatal yang dilakukan oleh salah seorang Maba yaitu membawa rokok dan ponsel. Kedua benda itu ditemukan saat Komisi Disiplin menggeledah seluruh bawaan Maba di pintu gerbang dan parahnya lagi Maba tersebut tertangkap tangan sedang membuang rokok tersebut. Mengetahui hal tersebut Komisi Disiplin dan Ketua Pelaksana sangat kecewa. Ditambah lagi seluruh Maba malah membela temannya yang bersalah itu. Alhasil saat apel pagi, Komisi Disiplin kembali memarahi para Maba. Ketua Pelaksana dan Tim Pengawas serta seluruh panitia kecewa akan sikap Maba yang sangat ceroboh dan malah membela perbuatan temannya yang memang salah.

Pada hari terakhir itu, para Maba diberikan waktu oleh Tim Acara untuk bernegosiasi dengan Tim Pengawas dan Komisi Disiplin mengenai penambahan hari Galenica yang sudah diumumkan dan diputuskan minggu lalu. Negosiasi berjalan alot sehingga dilakukan dua sesi hari itu. Akhirnya setelah proses negosiasi yang panjang, keputusan menambahkan waktu Galenica oleh Ketua Pelaksana dibatalkan namun diganti dengan dua agenda di bulan November yaitu Bersih-bersih Kampus dan Malam Keakraban.

Hari itu menjadi pelepas tegang para Maba. Alasannya? Karena kemarin mereka tidak hanya mendapat kabar baik yaitu pembatalan penambahan waktu Galenica, tapi juga acara yang ditunggu-tunggu dari seminggu yang lalu yaitu Bhineka Tunggal Ika. Bhineka Tunggal Ika adalah pentas seni dari berbagai daerah asal para Maba. Berdasarkan daerah asal, Maba dibagi menjadi beberapa kelompok. Pertunjukan Bhineka Tunggal Ika tahun ini bisa dibilang total karena hampir dari tiap kelompok melakukan atraksi seni secara grup seperti menari, bernyanyi, dan memainkan alat musik yang terlihat memang sangat dipersiapkan matang. Pada acara tersebut juga ada sesi bagi-bagi makanan khas daerah masing-masing. Seluruh panitia dan Maba tertawa bersama-bersama.

kreatifitas Maba asal Jember memainkan alat musik Patrol saat Bhinneka Tunggal Ika

Hari terakhir Galenica ditutup dengan bermaaf-maafan antara Maba dengan panitia. Seluruh panitia menebarkan senyumnya kepada seluruh mahasiswa baru sebagai bentuk ucapan selamat datang di Fakultas Farmasi. Wajah para Maba tampak lega dan senang karena akhirnya mereka terlepas dari berbagai tugas berat yang diberikan oleh Komisi Disiplin dan terutama terlepas dari aktivitas padat di akhir pekan.
Selamat datang Mahasiswa Baru 2013. Selamat datang calon farmasis generasi selanjutnya. Kami tunggu bukti pengabdianmu pada Almamater tercinta, Universitas Jember. Bawalah nama harum profesi dan fakultas ke seluruh jagad raya. (larasari)

Galenica 2013: Hari Kelima, Hari Air Mata

Tak terasa Galenica sudah sampai di hari kelima. Di Galenica hari kelima yaitu tanggal 29 September, para Mahasiswa Baru dikejutkan oleh pengumuman yang disampaikan langsung oleh Ketua Pelaksana Galenica tahun ini yaitu, Chairul Umam saat apel pagi. Umam mengumumkan bahwa pelaksanaan Galenica akan ditambah tiga hari lagi karena minggu sebelumnya terdapat 26 orang peserta yang tidak masuk. Jumlah ini menjadi rekor dari sepanjang Galenica berlangsung sejak awal berdirinya Fakultas Farmasi. Keputusan itu disampaikan Umam berdasarkan persetujuan Tim Pengawas dan Komisi Disiplin. Pengumuman tersebut membuat seluruh Maba (Mahasiswa Baru) menjadi sangat emosional. Ada yang menangis, tertunduk sedih, dan ada pula yang bereaksi biasa saja. Maba yang menangis kebanyakan karena mereka sudah membeli tiket untuk libur Idul Adha minggu depan. Dengan bertambahnya hari pelaksanaan Galenica artinya mereka harus menunda liburnya dan bertemu keluarganya merayakan Idul Adha. Hari itu pun dilalui oleh sebagian besar Maba dengan perasaan gundah dan tidak semangat mendengarkan materi di kelas.


Suasana saat Apel Pagi. Komisi Disiplin Membawa Barang Bawaan Maba

Maba Terlambat yang sedang dimarahi oleh Komisi Disiplin

Di hari itu juga, Maba tidak hanya mendapatkan kejutan dari Ketua Pelaksana namun mendapat kejutan juga dari Tim Pendamping yaitu mahkota tidur. Mahkota tidur akan diberikan kepada Maba yang tertidur saat mendengarkan materi di kelas. Alasan diberikannya mahkota tidur ini agar Maba mendapat efek jera dan merasa malu kepada teman-teman serta panitia karena di cap sebagai tukang tidur.

Namun, saat materi perkenalan dari MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa) para Maba dikelas mulai bersemangat dan menegangkan matanya karena dalam acara tersebut MPM membuka sesi aspirasi dimana para Maba dipersilahkan mencurahkann isi hatinya mengenai Galenica. Para Maba menggunakan kesempatan itu untuk menyampaikan keluh kesahnya atas sistem penugasan yang diberi Komisi Disiplin dan keputusan diadakannya waktu tambahan Galenica. Hari kelima Galenica berakhir dengan acara motivasi yang disampaikan oleh Ustadz Novan. (larasari)